TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER
Topologi Jaringan Komputer adalah suatu konsep yang digunakan untuk menghubungkan dua komputer atau lebih, berdasarkan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node link dan station.
Pemilihan topologi didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan dan pengguna. Topologi ini sering kita temui di kehidupan sehari-hari, namun kita tak menyadarinya. Topologi pertama yang digunakan adalah topologi bus. Semua Topologi memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.
Apa sih kelebihan dan kekurangannya? Cuss langsung kita bahas!!!
1. Topologi Bus

Merupakan topologi yang menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya atau kabel pusat tempat dimana seluruh client dan server dihubungkan. Sehingga komputer atau jaringan lain dapat dengan mudah dihubungkan satu sama lain.

Terdapat dua jenis topologi bus, yang pertama ialah Linear Bus: Seluruh perangkat dalam jaringan tersebut terhubung pada satu kabel tunggal dengan dua titik akhir pada masing-masing ujung kabel. Kemudian jenis topologi bus yang kedua ialah Distributed Bus: Terdapat cabang yang dibentuk pada kabel utama, dan setiap cabang tersebut memiliki titik akhir tersendiri. Singkatnya distributed bus ini adalah gabungan dari beberapa linear bus.
Kelebihan:
- Mudah menambah perangkat baru.
- Tidah membutuhkan hub atau switch.
- Kerusakan satu komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi antar client lainnya.
- Penambahan dan pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi berjalan.
Kekurangan:
- Rusaknya kabel utama akan mempengaruhi seluruh jaringan.
- Kemungkinan akan terjadi tabrakan data (data collision) apabila banyak client yang mengirim pesan dan akan menurukan kecepatan komunikasi.
- Keamanan data kurang terjamin.
- Dibutuhkan repeater untuk jarak jauh.
2. Topologi Bintang (Star)

Merupakan topologi yang masing - masing workstationnya di hubungkan secara langsung ke Server atau Hub/Swich. Karena, topologi ini mengunakan Hub/Switch untuk menghubungkan dari komputer satu ke komputer yang lain.
Kelebihan:
- Karena setiap komponen dihubungkan langsung ke simpul pusat, maka pengelolaan menjadi mudah.
- Kegagalan komunikasi mudah ditelusuri.
- Kegalalan pada satu komponen atau terminal tidak mempengaruhi komunikasi terminal lain.
- Kontrol terpusat, sehingga memudahkan dalam deteksi dan isolasi kesalahan serta memudahkan pengelolaan jaringan.
Kekurangan:
- Kegagalan pusat kontrol memutuskan semua komunikasi.
- Bila yang digunakan sebagai pusat kontrol adalah HUB, maka kecepatan akan berkurang sesuai dengan penambahan komputer, semakin banyak semakin lambat.
- Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
- Boros menggunakan kabel.
3. Topologi Cincin (Ring)

Merupakan topologi yang mana bentuk dari rangkaiannya masing-masing tersambung pada dua titik yang lainnya, sehingga dapat membentuk seperti jalur lingkaran menyerupai cincin.
Kelebihan:
- Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat.
- Aliran data mengalir lebih cepat, karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server
- Trasmisi data yang relatif sederhana, seperti perjalanan paket data dalam satu arah saja.
- Tidak akan terjadi resiko tabrakan saat pengiriman data, karena dalam satu waktu hanya akan ada satu node yang bisa mengirimkan data.
Kekurangan:
- Kerusakan pada salah satu media pengirim atau terminal dapat melumpuhkan kerja seluruh jaringan.
- Paket data harus melewati setiap komputer antara pengirim dan penerima, sehingga menjadi lebih lambat.
- Kinerja dari jaringan dipengaruhi oleh jumlah node pada jaringan tersebut.
- Pengembangan jaringan menjadi lebih kaku, karena penambahan terminal atau node menjadi lebih sulit bila port sudah habis.
4. Topologi Pohon (Tree)

Merupakan topologi kombinasi, dari topologi bintang (star) yang dihubungkan dalam satu topologi bus yang tugasnya sebagai jalur tulang punggung (backbone). Jadi setiap client dikelompokkan dengan sebuah hub sebagai pusat komunikasi, seperti halnya struktur jaringan dalam topologi star, kemudian setiap pusat komunikasi ini dihubungkan dengan pusat komunikasi lain menggunakan sebuah kabel utama seperti dalam topologi bus.
Kelebihan:
- Mendukung untuk diterapkan pada jaringan komputer dengan skala besar.
- Pengembangan jaringan atau penambahan client yang berada dibawah hub pusat dapat dilakukan dengan mudah.
- Identifikasi kerusakan pada jaringan serta isolasi jaringan dapat dilakukan dengan mudah.
- Jika salah satu client mengalami kerusakan atau gangguan, tidak akan mempengaruhi client lain.
Kekurangan:
- Jika kabel utama (backbone) dan HUB rusak, maka seluruh jaringan akan terganggu.
- Biaya yang diperlukan dalam membangun jaringan ini lebih mahal, sebab menggunakan lebih banyak kabel dan hub.
- Kinerja jaringan serta aliran data lebih lambat, sebab komunikasi antar komputer tidak bisa berjalan langsung, namun harus melalui hub terlebih dahulu.
- Lalu lintas data sangat padat, sebab melalui sebuah kabel utama (backbone), sehingga kemungkinan terjadinya tabrakan file data (collision) sangat besar.
5. Topologi Jala (Mesh)

Merupakan topologi yang bentuknya berhubungan antar perangkat, dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi ini setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju.
Kelebihan:
- Mampu mendeteksi kesalahan atau gangguan dalam jaringan dengan cepat.
- Keamanan data yang dibagikan dalam jaringan dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan.
- Jika salah satu komputer dalam jaringan bermasalah, komputer lainnya tidak akan terpengaruh.
- Terdapat hubungan, dimana data dapat dikirim ke komputer tujuan lebih cepat tanpa melalui komputer lainnya.
- Membutuhkan kabel dan port I/O yang lebih banyak, sehingga semakin banyak komputer yang ada di dalam jaringan topologi mesh maka tentu saja akan membutuhkan lebih banyak lagi kabel serta port I/O.
- Sulit dalam melakukan installasi serta konfigurasi, karena setiap komputer harus terkoneksi langsung.
- Jaringan komputer yang menggunakan topologi mesh akan sangat banyak menggunakan kabel, sehingga tentu saja membutuhkan sebuah ruangan yang cukup besar ketika akan membangun jaringan komputer tersebut.
- Biaya yang diperlukan untuk perawatan topologi jaringan ini lebih banyak dibandingkan jaringan lainnya.
6. Topologi Hybrid
Merupakan penggabungan dari beberapa (bisa dua atau lebih) topologi jaringan yang berbeda-beda, dan topologi baru tersebut disebut dengan Topologi Hybrid.
Komentar
Posting Komentar